 | Photos | Sep 26, 2008 |
Masih 1 Mei 2008 2 Photos
Kaum Anarkis dan MayDay 2008 (Wisma Konglomerat Bakrie) 26 Photos, 3 comments
1 Mei 2008 - Kaum Anarkis di depan Wisma *Konglomerat Bakri 12 Photos
Represi - 1 Mei 2008 18 Photos, 2 comments
2007-05-07-Buruh Migran Hong Kong 46 Photos, 2 comments
Cibubur Oktober 2007 10 Photos
Pelatihan Radio di Padang 9 Photos
Pelatihan Radio di Medan 8 Photos, 2 comments
Aksi Peringatan Munir.....Tahun 2008 9 Photos, 7 comments
Pelatihan Jurnalisme Radio Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok 20 Photos, 5 comments
|
  | hiiiiiiiiiiiii | Aug 7, 2008 |
Add Me at FaceBook:   |  | Guestbook | |
 | Hai.. Silahkan mampir di RumahBandrek..
tersedia minuman hangat tradisional..bandrek, sakoteng, bajigur..terbuat dari rempah2 alami berkualitas & dikemas secara higienis! tinggal seduh & siap dinikmati..
ditunggu kunjungannya.. |
 | Komunitas Sanggar belajar ATAP ALIS mengundang anda untuk hadir dalam acara Dua Tahun komunnitas Sanggar Atap Alis di:
Jl. Centex, Gg. 208 rt.008/Rw.03 No.86
ciracas. Jakarrta Timur 13740 pada tanggal:
Sabtu, 24 januari 2009 pukul : 19.00-Selesai
Tentang Atap Alis
Dengan Agenda kegiatan:
19.00 - Sambutan dari Ketua Rt.08 Ciracas
- Sambutan dari Sanggar belajar Atap Alis
- Pengenalan kepengurusan sanggar belajar Atap Alis
- Potong tumpeng
20.30 - Pementasan musik akustik Anak-anak sangggar belajar Atap Alis
- Pertunjukan teaterikal, Santo klingon dan Sunu dari (UNJ)
21.0 - Pemutaran Film pendek, (tentang anak)
Segala aktifitas dan tindakan kita, tentu tidak bisa dilepaskan dengan apa yang terjadi disamping, sekitar, keluarga dan lingkungan. Disitulah kita mulai banyak melihat, mendengar dan merasakan segala hal yang terjadi. Baik itu kegelisahan, kebingungan, canda tawa, bahkan keputusasaan. Dari berbagai kenyataan itu, kami pun mencoba untuk masuk melebur di dalamnya. Berawal dari niat yang sederhana itu, lambat laun justru memunculkan keinginan sosial. Kami sadar, keputusan untuk melebur ini akan menghasilkan sebuah konsekwensi yang mungkin tidak terduga. Kekuatan itu terus membesar. Dan berawal dari merasakan itulah, kami bisa mengerti apa yang sesungguhnya terjadi.
Lahirlah sebuah komunitas yang bernama Atap Alis. Kenapa Atap Alis? Diatas alis kita terdapat organ tubuh yang bernama otak. Di otak inilah awal mula lahirnya sebuah ide dan gagasa, yang terus diaplikasikan dalam sebuah tindakan. Sederhananya, Atap Alis merupakan simbol dari otak itu sendiri, dimana selalu melahirkan kreatifitas yang berguna bagi individu dan sekitarnya.
Sanggar Belajar Atap Alis
Di Ciracas ini, kami membuat sanggar belajar Atap Alis. Sebagian besar dari anak-anak disini memang mengenyam bangku pendidikan. Kami menyadari, bahwa sanggar ini belum mampu seperti yang ditawarkan di dunia pendidikan formal. Lantas, apa yang ditawarkan Atap Alis untuk anak-anak disini? Kami hanya menawarkan kreativitas pada anak- anak disini. Harapannya, melalui kreativitas ini bisa membantu anak-anak di dunia pendidikan formal.
Kreatifitas apa yang kami tawarkan? Diawal pertama berjalannya sanggar belajar ini, kami sempat menawarkan belajar bahasa Inggris. Kami juga sempat mendatangkan teman-teman bule untuk membantu mengajar. Namun, hal ini akhirnya menjadi kendala, karena permasalahan pekerjaan dan segala macamnya. Untuk pengajaran materi ini, untuk sementara kami hentikan dulu, sampai akhirnya mendapat tenaga pengajar yang benar-benar bisa membantu.
Kemampuan lain yang kami tawarkan, dan sampai sekarang masih berjalan adalah melalui jalur seni. Baik itu seni menggambar, membuat kerajinan dan sebagainya. Display yang terpampang disini pun merupakan bentuk dari hasil karya anak-anak sendiri. Melalui, materi ini harapannya bisa memberikan kreativitas dan merangsang anak untuk lebih inovatif. Kedepannya, kami juga akan mengajarkan seni teater atau yang lainnya. Jika memungkinkan, tentunya bisa kita bikin acara dikampung ini atau diluar, dengan menampilkan teater yang diperankan oleh anak-anak sendiri.
Metode yang kami tawarkan selama ini dengan menggunakan pendekatan bermain. Kami menyadari, apa yang kami tawarkan selama ini mungkin kurang maksimal, atau kurang berkenan bagi bapak dan ibu.
Kami tidak memungut biaya sepeserpun, sampai kapanpun. Dunia pendidikan kita sudah mahal. Kami mencoba menarkan melalui jalur kesenian.
Kami merasa, seni bisa diterima oleh semua kalangan. Termasuk anak-anak. Sanggar belajar ini, sebenarnya tidak masuk dalam area Atap Alis. Seiring berjalannya waktu, ternyata dunia pendidikan kita semakin melangit, dan susah untuk menjangkaunya. Kami sadar, apa yang kami berikan dalam sanggar belajar ini masih jauh dari harapan.
Seni yang sederhana. Dia adalah komunitas ‘Atap Alis’. Sebuah komunitas yang menjadi bagian dari masyarakat. Dari bagian inilah, kami banyak merasakan apa yang dirasakan oleh bapak-bapak, ibu-ibu, bahkan sampai anak-anak yang bingung diajari bagaimana cara membaca.
Kami pun mulai mencoba untuk merefleksikan kembali permasalahan yang terjadi di bangsa ini Melalui perspektif seni dan budaya sebagai media komunikasi, dalam membangun bersama peran serta masyarakat untuk peduli atas kondisi bangsa ini yang tidak menentu.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi, Baja: 081510759593 / 021 99964039, Rangga: 081585931221 |
 |
isrol wrote on Nov 25, '08 halo yer....knapa gak pernah online lagi...............ada, yg mau aku sharing.......tentang kegiatan jangka panjang...................kapan kamu bisa online di ym? |
 |
isrol wrote on Nov 23, '08 Setiap perjalanan selalu ada yang tertinggal Jejak-jejak.....di setiap rangkaian yang panjang, dan akan menjadi sejarah sajak suara, yang bersemayam di setiap ruang-ruang.......sampai terkadang...... Kita tak pernah mampu menilai nya dengan tepat... Karena sejarah hanya dibaca dan dipahami setelah dilewati...
|
 | wah asik2 oia ntar sistemnya gimana???masalah kontribusinya... |
 | oia om, bukunya jadi di cetak kapan? |
 | masih dong..aliyah...thx atas kunjungannya.. |
 | Hallo bang yeri, ikutan mampir ya.. masih inget aku gak ya.. hehehe.. |
 |
isrol wrote on Aug 23, '08 |
 | weehh akur dahh....sulit gw ngikutin kalo dah diskusi yg tinggi2 nih...hehehehe |
 | mmmm... kok tau? pasti kata dian. hehehe ya sekadar berbagi aja.... emmm....katanya sih, nggak ada yang ngebedain manusia satu dengan manusia lainnya. hehehe kata dian; jangan ada cinta antara kita... |
 | lha kadang main ..cuman kamu gak ada...kum ama dian ..sekarang sering nemenin dosen ya...:) |
 | aku masih di tempat semula. tidak kemana. sekarang kkok sudah tak pernah main lagi ke tempatku? ^_^ |
      |  |       |
| |